JAKARTA (Pos Sore) – Indonesia kembali menggelar ILDEX (International Livestoock, Dairy, Meat Processing, and Aquaculture Exposition) 2015 pada 8-10 Oktober 2015 di Jakaarta Internatioanl Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta. Pelaksanaan ILDEX tahun ini diklaim lebih meriah dibanding pameran pertama pada tahun lalu.
Fitri Nursanti Poernomi, Direktur PT Permata Kreasi Media (PKM) — pihak penyelanggara pameran bekerjasama dengan VNU Exhibition Asia Pasific Co, Ltd, Thailand, mengatakan, pameran ini lebih meriah karena diikuti lebih dari 140 perusahaan dalam dan luar negeri. Luasnya area pameran pun sekitar 6000 m2. Sedangkan pada tahun lalu ‘hanya’ diikuti 120 perusahaan dengan luas area pameran sekitar 4000 m2.
“Salah satu tujuan pameran ini ingin mengedukasi masyarakat agar lebih bangga dan mencintai produk peternakan Indonesia,” katanya, di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, produk daging ayam dan telur Indonesia telah mencukupi kebutuhan masyrakatnya, bahkan siap untuk mengisi pasar ekspor.
Dikatakan, daging ayam dan telur merupakan sumber protein hewani yang relatif mudah didapat setiap hari dengan harga terjangkau.
“Daging ayam dan telur mengandung unsur gizi yang berguna untuk mencegah kerusakan jaringan otak secara permanen pada anak-anak usia dini dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan,” jelasnya.
Karenanya, melalui pameran ini diharapkan akan semakin menguatkan swasemba berkelanjutan protein hewani melalui daging ayam dan telur.
Ia menambahkan, ILDEX Indonesia merupakan trade showa yang unggul untuk mempromosikan kemajuan industri peternakan Indonesia, baik dari segi produksi maupun konsumsi. Industri peternakan di Indonesia, terutama perunggasan, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, tetapi juga disipakan untuk pasar bersama Asean.
Adapun produk-produk yang dipamerkan pada ILDEX Indonesia 2015, mencakup pakan dan nutrisi ternak, pembibitan unggas, peralatan peternakan, obat hewan, hasil-hasil riset, olahan akhir hasil ternak dan kuliner, produk sampingan hasil peternakan, serta industri sarana dan jasa pendukunng perternakan.
ILDEX Indonesia sendiri lahir dan dibidani insan-insan perunggasan di bawah Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) dan didukung oleh pemerinah, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan media massa. (tety)
