01/05/2026
Aktual

Mentan Sebut Kelangkaan Daging Sapi Hanya Terjadi di Jabodetabek

JAKARTA (Pos Sore) – Di sela memberikan sambutan pada Penghargaan bagi 350 Pelaku Pertaniaan 2015, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyinggung soal kelangkaan daging sapi. Menurutnya, lonjakan harga daging sapi yang terjadi akhir-akhir ini hanya terjadi hanya terjadi di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Baru-baru ini ada kabar kelangkaan, seolah-olah terjadi di seluruh Indonesia. Padahal, kelangkaan hanya terjadi di Jabodetabek. Kelangkaan tidak terjadi di beberapa tempat seperti Medan dan Bojonegoro,” kata mentan, di Jakarta, Sabtu (15/8).

Mentan mengatakan dirinya telah mengunjungi beberapa perusahaan penggemukan sapi atau feedloter di Tangerang dan Cileungsi. Berdasarkan hasil kunjungannya ada beberapa perusahaan feedloter yang sengaja menahan sapi yang sudah siap potong.

“Ada 4000 ekor sapi siap potong di Tangerang tidak dikeluarkan,” katanya yang mengaku telah menegur dan berdiskusi dengan pengusaha pengemukan sapi tersebut.

Pihaknya, kata dia, telah melakukan berbagai upaya untuk akselerasi suplai daging sapi dengan melakukan pendekatan kepada asosiasi importir, asosiasi peternak dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai perusahaan penggemukan yang diduga menahan stok sapi.

“Berdasarkan rapat terbatas dan rapat Menko Perekonomian dan berbagai rapat di lingkup Kementerian Pertanian diputuskan agar pemerintah meningkatkan pasokan daging sapi melalui operasi pasar dan penugasan kepada Bulog untuk melaksanakan importasi sapi siap potong. Impor ini sebagai langkah terakhir,” tambahnya.

Imporstasi sapi siap potong sangat dimungkinkan karena berdasarkan Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 pasal 36 menyatakan impor pangan hanya dapat dilakukan bila produksi pangan dalam negeri tidak mencukupi dan/atau tidak dapat diproduksi di dalam negeri. Pada pasal 37 disebutkan impor pangan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri wajib memenuhi persyaratan keamanan, mutu dan gizi pangan.

Sebagaimana diberitakan, telah terjadi kelangkaan dagingsapi di pasaran yang menyebabkan harga daging sapi di sekitar Jakarta melonjak hingga harga Rp130 ribu per kilogram. Para pedagang pun melakukan mogok akibat sepinya pembeli. (tety)

Leave a Comment