17.7 C
New York
04/05/2026
Aktual

Arus Mudik Lebaran, Kemenkes Siagakan Ribuan Pos Kesehatan

JAKARTA (Pos Sore) — Menjelang mudik lebaran, masyarakat dibayang-bayangi kecelakaan yang mengakibatkan kematian atau kecacatan. Meski kecelakaan saat pulang kampung terjadi penurunan, namun pemerintah tetap harus siap siaga.

Seperti yang dilakukan Kementerian Kesehatan, pada mudik lebaran tahun ini. Kementerian yang dipimpin Nila F Moeloek itu menyiapkan 870 pos kesehatan, 1.094 puskesmas, serta 1.554 rumah sakit disiagakan 24 jam selama arus mudik di Sumatera, Jawa, dan Bali.

“Selain itu, ditambah dengan 21 ambulans dan 8 kendaraan khusus, seperti kendaraan roda empat untuk promosi kesehatan, logistik, dan pemeriksaan kesehatan pengemudi,” kata menkes saat Apel Siaga Kesiapan Bidang Kesehatan Mudik Lebaran Tahun 2015/1436 H, di halaman kantor Kemenkes, Selasa (30/6).

Menkes menegaskan, kecelakaan bisa menimbulkan kematian atau kecacatan seumur hidup. Karenanya, hal ini harus dicegah. Satu kecelakaan itu sudah terlalu banyak karena akibat kecelakaan ini mempengaruhi kehidupan orang lain.

“Sebenarnya, telah telah terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan kematian pada arus mudik tahun lalu. Menurut data Polri terjadi 3.122 kasus kecelakaan. Jumlah ini lebih rendah 15,04% dibanding jumlah kecelakaan pada 2013, namun masih berakibat 701 orang meninggal,” sebutnya.

Menkes menegaskan, penurunan jumlah kecelakaan dan kematian ini dapat diwujudkan melakukan berbagai upaya. Di antaranya, peningkatan kesadaran dan pemahaman pada pemudik tentang mudik yang sehat, aman, dan selamat.

Selain itu, kesiapan seluruh jajaran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan terbaik bagi pemudik di sepanjang perjalanan. Juga penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan mencukupi, termasuk sopir yang sehat dan bertanggung jawab.

Menkes juga mengingatkan, perjalanan mudik berisiko terjadinya keracunan makanan, infeksi berbagai penyakit menular, serta meningkatnya atau kambuhnya kejadian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes militus, dan asma. (tety)

Leave a Comment