JAKARTA (Pos Sore) — Mantan Menteri BUMN dan Dirut PLN di era SBY, Dahlan Iskan yang sudah dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung mengatakan belum menunjuk pengacara untuk membantunya menyelesaikan kasusnya tersebut. Meskipun demikian dia mengakui banyak dibantu oleh Peter Talaway SH.
Pengacara asal Suracaya ini sudah lama bekerjasama dengan Dahlan Iskan menyelesaikan beberapa persoalannya. “Bapak Peter Takaway, SH ini sudah lama membantu saya termasuk saat saya masih berada di Amerika Serikat selama tiga bulan lalu. Saya berterima kasih kepada beliau,” kicau Dahlan di Blognya Gardudahlan.com.
Dahlan juga dengan tegas mengatakan tidak akan meminta Jawa Pos Group untuk menjadi corongnya dalam menghadapi perkara gardu induk PLN di mana dirinya ditetapkan menjadi tersangka.
“Jawa Pos Group biarlah menjadi corong bagi siapa saja. Jangan menjadi corong saya. Kami belajar dari pengalaman masa lalu yang ternyata hal seperti itu kurang baik. Mungkin tidak akan berjalan ideal, tapi kami menyadari bahwa kini masyarakat sudah sangat cerdas dan sangat kritis.”
Dia mengatakan akan menggunakan internet tanpa harus mengganggu media publik yang seharusnya menjadi milik publik.
“Sudah banyak tokoh yang memilih dan melakukan cara ini. Terutama bagi para tokoh yang merasa aspirasinya tidak tertampung di media publik,” ujarnya sembari menambahkan tidak mau menjadi menjadi beban bagi Jawa Pos Group.
Dahlan juga mengatakan akan selalu menyalurkan keterangannya melalui blognya itu dan tidak akan memberikan wawancara pers termasuk kepada Jawa Pos Group. “Saya tidak ingin banyak pihak salah paham karena keterangan saya yang kurang pas. Tapi saya tidak akan melarang media untuk mengutip keterangan saya di gardudahlan itu. Saya tidak punya juru bicara,” jelasnya. (hasyim)
