JAKARTA (Pos Sore) – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, membuka secara resmi penyelenggaraan Sail Tomini dan Festival Boalemo. Even bahari internasional ini bertujuan untuk mempromosikan potensi kelautan khususnya di kawasan Teluk Tomini.
“Ini juga sekaligus menjadi suatu model percepatan pembangunan di daerah tertinggal dan pulau-pulau kecil di Indonesia,” kata Puan, di Epicentrum Kuningan, Jakarta, Selasa (5/5).
Dalam peluncuran itu, tampak hadir Menteri Koordiantor Politik Hukum dan Keamanan,Tedjo Edhy Prdijanto, Mentri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, Menteri Pendayagagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chisnadi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi, dan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Ngurah Puspayoga. Hadir pula Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, dan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, yang turut memukul gendang sebagai pertanda diresmikannya penyelenggaraan Sail Tomini.
Mengapa Tomini? Teluk Tomini, salah satu teluk terbesar di Indonesia dengan sumber daya alam yang kaya. Di teluk seluas kurang lebih 6 juta hektar tersebut terdapat 1.031 hektar terumbu karang, hutan mangrove seluas 785,10 ha, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dengan spesies endemik Tuna Sirip Kuning dan spesies lainnya.
“Dengan kekayaan dan keindahan alam yang demikian sempurna, tak salah bila Teluk Tomini menjadi tujuan pengembangan pariwisata bahari dan lumbung pangan nasional,” lanjutnya.
Sail Tomini itu sendiri terbagi dalam dua event besar yang akan dilaksanakan di lokasi yang berbeda. Pertama, Sail tomini 2015 yang puncak acaranya pada 19 September 2015 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dengan tema ‘Mutiara Khatulistiwa Untuk Kehidupan Masa Depan’. Kedua, Festival Boalemo 2015 yang puncaknya digelar pada 10 September 2015 di Kabupaten Boalemo, Propinsi Gorontalo dengan sub tema ‘Gebyar Festivak Boalemo untuk Kehidupan Masa Depan’. (tety)

