JAKARTA (Pos Sore) — Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2015 yang bertema ‘Bersama Wujudkan Cakupan Imunisasi yang Tinggi dan Merata’ diselenggarakan Kementerian Kesehatan dengan acara puncak yang diadakan di Monas pada Minggu (26/4).
“Merck Sharp and Dohme (MSD) Indonesia, bagian dari penyedia layanan kesehatan global, pun mendukung berbagai kegiatan Kementerian Kesehatan dan organisasi kesehatan yang bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi,” kata Corporate Communications Lead MSD Indonesia, Diah Ira Setyawati, di Jakarta, Minggu (26/4).
Tema dunia ini diangkat berdasarkan data WHO yang memperlihatkan adanya imunisasi yang tidak merata. Data yang menyebutkan 1 dari 5 anak di dunia tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, termasuk kesenjangan dalam taget cakupan imunisasi. Itu artinya, ada 1,5 juta anak mengalami kematian setiap tahun oleh penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi.
Di Indonesia sendiri, data Kementerian Kesehatan tahun 2014 menyebutkan di 10 provinsi dengan populasi termiskin di Indonesia ditemukan sekitar 70 persen anak-anak yang tidak diberi imunisasi.
Itu sebabnya, MSD memberi perhatian serius terhadap masalah imunisasi dan menyambut baik ajakan Kementerian Kesehatan untuk menghilangkan kesenjangan imunisasi. Di dunia, kemajuan di bidang vaksinasi telah nyata, namun vaksin belum menjangkau semua orang yang membutuhkannya.
“Kami menyadari hal itu. Karenanya, MSD berkomitmen melalui berbagai upaya untuk membuka akses yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia untuk menjangkau layanan vaksinasi kami. Kami melakukan berbagai kerja sama, advokasi terhadap pemangku kepentingan, maupun aktivitas sosialisasi yang langsung melibatkan masyarakat dan media mengenai pentingnya vaksinasi,” tambahnya.
Menurutnya, vaksinasi tidak hanya ditujukan bagi anak-anak. Orang dewasa juga memerlukan vaksin yang sudah terbukti melindungi mereka, mengurangi kesakitan dan kematian dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah. (tety)
